CEO Anthropic Dario Amodei mengungkapkan kekhawatiran yang tidak biasa. Amodei disebut cemas jika semakin banyak peneliti bergabung ke Anthropic hanya karena besarnya gaji, bukan karena percaya pada misi yang diusung perusahaan. Kekhawatiran itu disampaikan seorang sumber yang mengetahui persoalan tersebut. Meski terdengar kontroversial, kekhawatiran Amodei sebenarnya berkaitan dengan tantangan yang kini dihadapi hampir seluruh perusahaan AI terdepan. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah peneliti yang benar-benar menguasai pengembangan frontier AI atau model AI paling mutakhir, relatif sedikit. Di sisi lain, permintaan terhadap talenta tersebut terus meningkat. Akibatnya, perusahaan teknologi saling bersaing menawarkan gaji, bonus, hingga kepemilikan saham dalam jumlah besar. ( tbu )




