Presiden Iran Masoud Pezeshkian kesulitan komunikasi dengan Ayatollah Mojtaba Khamenei

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengakui bahwa komunikasi dengan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei terasa sangat sulit saat ini. Meski begitu, Pezeshkian menegaskan bahwa keberadaan Mojtaba tetap menjadi fondasi penting bagi stabilitas Teheran di tengah krisis sehingga pihaknya dapat terus maju. Kesulitan komunikasi ini terjadi seiring dengan sikap Mojtaba yang belum pernah muncul di hadapan publik sejak menggantikan posisi ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. Khamenei meninggal dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari 2026. Mojtaba dilaporkan ikut terluka dalam insiden tersebut. Sejak resmi menjabat pada 8 Maret, pemimpin muda itu hanya berkomunikasi melalui pernyataan tertulis. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *