Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia melalui Federasi Pertambangan dan Energi tengah melobi manajemen PT Gunbuster Nickel Industry GNI agar mengurangi jumlah karyawan yang dirumahkan, dari rencana awal sebanyak 1900 pekerja. KSBSI berharap PHK di sektor industri hilir nikel tidak akan kembali terjadi. Dia berharap terdapat antisipasi yang dilakukan pemangku kepentingan untuk mencegah PHK terjadi di perusahaan lain. Bagaimanapun, KSBSI menilai sektor hilir nikel masih memiliki prospek yang baik sebab menjadi bagian dari strategi industrialisasi nasional. Namun memang sektor ini menghadapi tantangan, seperti; fluktuasi harga nikel dunia, perubahan permintaan global, biaya produksi, serta dinamika investasi lain. ( tbu )



