Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membidik Provinsi Bali sebagai lokasi pengerjaan master plan tahap pertama proyek PLTS berkapasitas 100 gigawatt tahap pertama. Bahlil menyampaikan saat ini kementeriannya sedang menyusun perencanaan matang dan menjadwalkan agenda groundbreaking bersama Presiden Prabowo Subianto. Adapun, mengenai status proyek PLTS 100 GW dalam RUPTL 2025-2034, Bahlil menegaskan seluruh prosedur dan regulasi perizinan berada dibawah kewenangan Kementerian ESDM. Dia memastikan semua tahapan aturan akan dipenuhi sebelum pelaksanaan groundbreaking. ( tbu )




