Ketua Komite Nasional Papua Barat KNPB Agus Kossay menegaskan pihaknya tetap menggelar aksi unjuk rasa pada Senin 3 Agustus 2026. Sekalipun, Polres Jayapura tak memberi izin karena organisasi ini dinilai tak terdaftar. Menurut Agus, aksi tersebut diklaim sebagai aksi damai untuk menyuarakan isu kemanusiaan dan dugaan pelanggaran HAM di Papua. Ia mengatakan, aksi mengusung tema “Papua Darurat Militer” ini akan dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah di Papua dan dikoordinir oleh Badan Pengurus Pusat KNPB. Agus menyebut aksi itu digelar untuk mendorong pemerintah memberikan perhatian terhadap situasi kemanusiaan di Papua. Ia mengeklaim sekitar 126 ribu orang mengungsi akibat konflik bersenjata antara aparat keamanan dan kelompok TPNPB-OPM. ( tbu )



