PT Esa Medika Mandiri EMMI pada semester satu tahun ini mencatat penjualan bersih melonjak lebih dari empat kali lipat menjadi 65,4 miliar rupiah, dibandingkan periode sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, laba kotor naik dari 7,3 rupiah menjadi 26,15 miliar rupiah. Sementara itu, rugi bersih berhasil ditekan sekitar 32% secara tahunan. Capaian ini menjadi momentum awal bagi perseroan sebagai perusahaan terbuka. Kinerja semester pertama mencerminkan karakteristik industri alat kesehatan, khususnya pada segmen institusi pemerintah yang umumnya mencatat realisasi transaksi lebih besar pada semester kedua seiring proses tender dan penyerapan anggaran. Untuk itu, periode awal tahun lebih difokuskan pada penguatan fundamental bisnis, termasuk pengelolaan operasional, persediaan, rantai pasok, serta partisipasi dalam proses tender pemerintah. ( tbu )




