International Airlines Group atau IAG, sebagai pemilik maskapai British Airways, membukukan penurunan laba operasional sebesar 16% pada kuartal II 2026. Kinerja perusahaan tertekan oleh lonjakan biaya bahan bakar serta melemahnya permintaan perjalanan akibat konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah. IAG, yang juga menaungi maskapai penerbangan Iberia dan Aer Lingus, mencatatkan laba operasional sebelum pos luar biasa sebesar 1,41 miliar euro pada kuartal II 2026. Angka ini turun dari 1,68 miliar euro pada periode sama di tahun lalu. Namun, masih sedikit lebih baik dibandingkan proyeksi analis yang memperkirakan laba sebesar 1,37 miliar euro. ( ben )




