Astra International ASII pada semester satu tahun ini mencatat laba bersih sebesar 12,5 triliun rupiah, turun 19,22% dari periode sama tahun lalu. Laba per saham dasar dan dilusian ASII juga menurun dari 383 per saham menjadi 313 per saham. Sejalan dengan laba bersih, pendapatan ASII juga turun 3,03% menjadi 157,91 triliun rupiah di Januari hingga Juni 2026. Pada semester pertama 2026, Grup Astra mencatat peningkatan kontribusi dari bisnis otomotif dan jasa keuangan. Namun, penurunan kontribusi dari bisnis solusi pertambangan dan alat berat mengakibatkan penurunan laba bersih grup Astra secara keseluruhan. ( tbu )



