PT Bank Jago membukukan kinerja positif pada semester pertama 2026. Emiten bank berkode saham ARTO itu mencatat laba bersih setelah pajak sebesar 189 miliar rupiah, naik 49% dibandingkan periode sama tahun lalu. Hingga akhir Juni 2026, Bank Jago melayani 20,1 juta nasabah, termasuk 14,7 juta nasabah funding pengguna Aplikasi Jago. Jumlah itu bertambah hampir 3 juta dibandingkan posisi akhir Juni 2025 yang mencapai 17,2 juta nasabah. Seiring bertambahnya basis nasabah, dana puhak ketiga Bank Jago tumbuh 23% secara tahunan menjadi 27,6 triliun rupiah. Komposisi DPK didominasi dana murah atau current account and savings account CASA sebesar 53%, sedangkan deposito mencapai 47%. Disisi intermediasi, outstanding kredit Bank Jago mencapai 26,6 triliun hingga akhir Juni 2026, meningkat 24% dibandingkan periode sama tahun lalu. ( tbu )




