Uber Technologies telah memangkas 10% pekerjaan didalam operasi layanan pelanggannya sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk menyederhanakan jajarannya dan menerapkan AI. Uber mengumumkan pemangkasan di tim operasi komunitas kemarin, dengan mengatakan mereka sedang berupaya menyederhanakan operasi, memperkuat kolaborasi tatap muka, dan menerapkan AI. Karyawan yang telah bekerja jarak jauh untuk tim tersebut juga diminta untuk pindah ke kantor pusat, sesuai mandat perusahaan untuk kembali ke kantor. Menurut Uber, organisasinya telah jadi terlalu kompleks dan terkotak-kotak. Berbagai perusahaan, mulai dari perusahaan jasa keuangan Block Inc. hingga perusahaan cloud Oracle telah menyebut AI sebagai alasan PHK dalam beberapa bulan terakhir. ( tbu )




