Singapura merilis obligasi infrastruktur hijau pemerintah dan berupaya mengumpulkan 2,1 miliar dolar hingga 2,6 miliar dolar singapura dari investor. Obligasi ini akan jatuh tempo pada 1 Agustus 2046, dan memiliki panduan harga awal sekitar 2,55%. Otoritas Moneter Singapura menerbitkan obligasi ini atas nama pemerintah. Hasil penerbitan akan digunakan untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur jangka panjang utama dan pengeluaran yang memenuhi syarat berdasarkan kerangka obligasi hijau Singapura. Penawaran ini mencakup 50 juta dolar singapura untuk publik di Singapura dan hingga 2,55 miliar dolar singapura untuk investor institusional dan lainnya. ( tbu )




