Samsung Electronics memperkirakan laba operasional kuartal dua 2026 melonjak 19 kali lipat dibandingkan periode sama tahun lalu. Kinerja itu ditopang lonjakan permintaan chip memori untuk kebutuhan AI yang mendorong kenaikan harga memori. Samsung memperkirakan laba operasional April–Juni mencapai 89,4 triliun won atau sekitar 58,44 miliar dolar amerika, melampaui estimasi analis yang dihimpun LSEG 87,3 triliun won. Sebagai perbandingan, laba operasional Samsung pada periode sama tahun lalu tercatat 4,7 triliun won. Samsung juga memperkirakan pendapatan naik 129% secara tahunan menjadi 171 triliun won. Kinerja itu didorong kenaikan harga chip memori yang berlanjut sepanjang kuartal dua, seiring meluasnya investasi AI yang tidak hanya meningkatkan permintaan high-bandwidth memory tetapi juga chip DRAM dan NAND konvensional. ( tbu )




