Tesla mengatakan layanan robotaxi miliknya kini telah tersedia di Miami, seiring upaya produsen kendaraan listrik tersebut memperluas operasi layanan ride-hailing otonom. Ekspansi ini menegaskan upaya Tesla untuk meningkatkan adopsi perangkat lunak self-driving miliknya. Teknologi itu digunakan pada layanan robotaxi dan menjadi bagian penting dari strategi CEO Elon Musk yang mengalihkan fokus perusahaan dari kendaraan listrik ke AI dan robotika. Langkah Tesla ini dilakukan ditengah meningkatnya momentum industri robotaxi, dengan para pesaing seperti Waymo milik Alphabet dan Zoox milik Amazon yang juga mempercepat ekspansi bisnis mereka. Tesla meluncurkan layanan robotaxi tanpa pengawasan di Austin, Texas, pada Juni lalu, setelah pada April mengumumkan rencana memperluas layanan tersebut ke Dallas dan Houston. ( tbu )




