India meminta Meta Platforms untuk menunda sementara peluncuran fitur baru yang memungkinkan pengguna memilih nama pengguna akun WhatsApp mereka sendiri, menyusul kekhawatiran bahwa hal itu dapat memicu lonjakan penipuan daring. WhatsApp pekan ini mulai mengizinkan pengguna memesan nama pengguna yang unik dengan rencana agar fitur itu mulai beroperasi akhir tahun ini. Tujuannya adalah agar pada akhirnya tiga miliar pengguna platform ini dapat berkomunikasi tanpa perlu bertukar nomor telepon. Menurut Meta, fitur ini bertujuan meningkatkan privasi pengguna. Namun langkah itu menarik perhatian pemerintah di pasar terbesar WhatsApp. Kementerian Teknologi India mengirimkan pemberitahuan ke Meta yang menyatakan mereka meyakini nama pengguna berpotensi meningkatkan insiden penipuan daring, phishing, penipuan, serta penyamaran identitas individu dan lembaga negara. ( tbu )




