Caturkarda Depo Bangunan mencatatkan laba kotor 584,2 miliar rupiah, naik dibandingkan 557,3 miliar pada tahun lalu. Sementara laba bersih tercatat sebesar 77 miliar. Dalam RUPS tahunan Tahun Buku 2025 kemarin disetujui pembagian dividen tunai sebesar 1,5 rupiah per saham atau dengan nilai total 10,2 miliar rupiah. Selain itu, DEPO menetapkan pembentukan dana cadangan sebesar 5 miliar rupiah sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sementara sisanya akan dicatat sebagai laba ditahan guna mendukung pengembangan usaha ke depan. Para pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan Perseroan, termasuk pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025, penggunaan laba bersih, penunjukan akuntan publik, perubahan susunan pengurus Perseroan, serta laporan realisasi penggunaan dana hasil IPO. ( tbu )




