Indonesia diperkirakan mampu pertahankan pertumbuhan ekonomi 5% pada 2026

Indonesia diperkirakan masih mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi dikisaran 5% pada 2026. Lanskap makro menunjukkan bahwa ruang untuk mendorong pertumbuhan kian sempit. Bloomberg Economic Survey edisi Juni memproyeksikan ekonomi Indonesia tetap resilien, meski harus dibayar dengan kombinasi suku bunga yang masih tinggi, pelemahan sektor eksternal, serta adanya tekanan terhadap fiskal. Dengan begitu, Indonesia tidak sedang menghadapi risiko resesi, dengan angka probabilitas resesi hanya 10%. Walau Indonesia juga belum memasuki fase akselerasi pertumbuhan yang lebih kuat. Bloomberg memproyeksikan pertumbuhan PDB riil sebesar 5% pada 2026. Angka ini sedikit lebih rendah dari estimasi 5,1% pada 2025. Meski begitu, pertumbuhan tersebut masih tergolong solid dibanding banyak negara. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *