IPO Rans Entertainmen Indonesia RANS menjadi sorotan warganet, terutama karena porsi saham di publik atau free float yang dinilai berada dibawah ketentuan terbaru BEI. Investor mempertanyakan porsi saham publik RANS yang hanya sebesar 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, atau dibawah ambang minimal 25%. Menanggapi hal itu, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menjelaskan bahwa permohonan pencatatan saham RANS telah diterima sebelum Peraturan Bursa Nomor I-A Tahun 2026 berlaku pada 31 Maret 2026. Untuk itu, evaluasi tetap menggunakan ketentuan yang berlaku saat dokumen masuk. Selain itu, perhitungan free float juga tidak hanya berasal dari saham baru yang ditawarkan ke publik. BEI memasukkan kepemilikan saham eksisting yang memenuhi kriteria free float dalam perhitungan total. ( tbu )




