Ancaman serangan siber terhadap pelaku usaha di Indonesia masih menunjukkan tren peningkatan, dengan Kebocoran data dan serangan ransomware masih menjadi ancaman utama. Serangan siber membayangi berbagai sektor industry domestik, mulai dari perbankan, manufaktur hingga layanan kesehatan. Perusahaan keamanan siber mengatakan, berdasarkan pemantauan terhadap berbagai organisasi di Indonesia, kasus kebocoran data masih menjadi insiden yang paling sering ditemukan. Selain itu, serangan ransomware juga tetap marak dan tidak lagi hanya menyasar sektor keuangan. Di sisi lain, data Badan Siber dan Sandi Negara menunjukan sekitar 5,5 miliar serangan siber terdeteksi terjadi di sepanjang tahun 2025 dan jumlah tersebut diperkirakan masih akan meningkat pada tahun ini. ( ben )




