Emiten Astra International (ASII) berencana melakukan pembelian kembali atau buyback saham sebesar 8 triliun rupiah. Untuk itu, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 17 Juli 2026. Aksi korporasi ini merupakan bagian dari upaya perseroan untuk memperkuat strategi pengelolaan modal sekaligus meningkatkan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. Manajemen perseroan menyebut bahwa buyback menjadi salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan alokasi modal perusahaan. Di sebutkan, jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Astra juga memastikan jumlah saham yang beredar di publik setelah pelaksanaan buyback tetap berada di atas batas minimum free float sebesar 15%. ( ben )




