Huawei Technologies mengklaim mampu memproduksi semikonduktor kelas dunia menggunakan teknologi baru dalam 5 tahun mendatang. Langkah ini menegaskan upaya Beijing untuk menetralkan sanksi Amerika Serikat yang selama ini mempersulit Tiongkok dalam mengembangkan chip mutakhir. Huawei menyatakan chip kelas atas buatannya akan memiliki kepadatan transistor setara proses manufaktur 1,4 nanometer pada 2031. Namun, perusahaan tidak mempublikasikan data performa independen. Target itu dinilai signifikan lantaran kemampuan manufaktur chip paling maju di Tiongkok saat ini diperkirakan baru mencapai sekitar 7 nm. Sementara teknologi 1,4 nm diprediksi akan menjadi garis depan industri chip global pada akhir dekade ini. ( tbu )




