Biaya intervensi nilai tukar rupiah yang dirogoh Bank Indonesia tak murah. Fluktuasi kurs mata uang Garuda yang terjadi masih akan membayangi posisi cadangan devisa ke depan. Bank Indonesia mencatat, posisi cadangan devisa per akhir April 2026 sebesar 146,2 miliar dolar amerika, terendah sejak Juli 2024, yang saat itu tercatat sebesar 145,4 miliar dolar amerika. Artinya, selama empat bulan berjalan pada tahun ini, cadangan devisa Indonesia telah tergerus 10,3 miliar dolar amerika dibanding posisi pada akhir tahun 2025. Penurunan cadangan devisa sejalan dengan pergerakan nilai tukar rupiah yang melemah, bahkan sempat menyentuh 17.400 per dolar Amerika. Adapun sepanjang 2026 berjalan hingga 8 Mei, kurs rupiah telah melemah 3,92% dibanding posisi pada akhir tahun 2025. ( tbu )



