20 pendaki dilaporkan hilang usai Gunung Dukono di Pulau Halmahera pada Jumat. Dari jumlah itu, sembilan orang diketahui berasal dari Singapura. Letusan Gunung Dukono di Halmahera memuntahkan kolom asap setinggi sekitar 10 kilometer ke udara, memicu kekhawatiran terhadap keselamatan para pendaki yang masih berada di kawasan gunung. Seluruh orang yang dicari merupakan pendaki, meskipun kawasan tersebut sebenarnya telah ditutup untuk pengunjung sejak 17 April lalu setelah ilmuwan mencatat peningkatan aktivitas vulkanik. Sementara itu, laporan lain menyebutkan dua orang telah diketahui meninggal dunia dalam kejadian itu. Gunung Dukono sendiri saat ini berada pada level siaga tertinggi ketiga dalam sistem peringatan empat tingkat milik Indonesia. ( MIS )



