Emiten telekomunikasi, PT Indosat (ISAT) akan mengandalkan pertumbuhan berbasis aset untuk mengoptimalkan biaya investasi untuk tahun buku 2026. Melansir materi paparan publik, ISAT menyiapkan belanja modal alias capex sebesar 13 triliun rupiah. Angka itu tidak termasuk untuk biaya lisensi spektrum baru dan capex GPU berbasis kontrak. ( ben )



