PT Widodo Makmur Unggas dengan kode saham WMUU melihat industri perunggasan nasional mulai memasuki fase pemulihan pada awal 2026 setelah sebelumnya tertekan akibat kelebihan dan fluktuasi harga. Pada kuartal satu tahun ini, WMUU mencatat perbaikan kinerja keuangan. Perseroan membukukan EBITDA positif atau berbalik dari posisi tahun sebelumnya. Selain itu, laba kotor juga berbalik positif menjadi 517 juta rupiah, dibanding periode sama tahun lalu yang masih mencatat rugi kotor 9 miliar rupiah. Perbaikan kinerja itu ditopang peningkatan efisiensi operasional, pengendalian biaya produksi, penguatan produk bernilai tambah, serta optimalisasi rantai pasok. Strategi efisiensi yang dijalankan mulai memberikan dampak terhadap penurunan beban operasional dan perbaikan margin usaha secara bertahap.



