Emiten laboratorium kesehatan, Prodia Widyahusada (PRDA) membukukan pertumbuhan laba bersih yang signifikan, ditopang oleh terjaganya permintaan layanan diagnostik. Tercatat Laba bersih PRDA pada kuartal pertama-2026 melonjak 150,1% secara year on year menjadi 17,9 miliar rupiah. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan pendapatan serta optimalisasi harga pokok penjualan dan biaya operasional. Selain itu, PRDA mencatat pendapatan sebesar 501,4 miliar rupiah pada kuartal pertama-2026, naik 3,8% secara tahunan. Kinerja ini ditopang oleh kontribusi utama dari segmen tes rutin dan tes esoterik yang menunjukkan permintaan berkelanjutan, sekaligus menjadi pencapaian pendapatan kuartal pertama tertinggi dalam dua tahun terakhir. ( ben )



