Australia berupaya memajaki perusahaan raksasa digital. Dana hasil pajak, yang ditaksir bernilai 179 juta dolar Amerika atau hingga 3 triliun rupiah per tahun, akan diinvestasikan untuk meningkatkan mutu jurnalistik. Canberra menarget Meta, Alphabet, sampai Tiktok sebagai sumber pendanaan. Meta memiliki Whatsapp, Facebook, Instagram. ( tbu )



