Bank sentral India RBI merilis aturan lebih ketat yang mengharuskan bank untuk menyisihkan lebih banyak dana guna menjamin kerugian dimasa depan pada portofolio kredit dan pinjaman. Hal ini dilakukan dalam upaya menyelaraskan norma sektor finansial ini dengan standar global. Berdasarkan mekanisme baru itu, bank diwajibkan membagi pinjaman jadi tiga tahap tergantung pada penilaian risiko dimasa depan pada portofolio mereka. RBI menyatakan pemberi pinjaman akan terus mengikuti aturan aset bermasalah yang ada, dimana pinjaman diklasifikasikan sebagai pinjaman macet jika pembayaran terlambat 90 hari. Arahan baru ini berlaku mulai April tahun depan. ( tbu )



