Saham BCA melemah 5,84% ke level 6.050 rupiah

Saham BCA pada penutupan pekan lalu melemah 5,84% ke level 6 ribu 50 rupiah, titik terendah sejak 2021 atau masa pandemi Covid-19. Dalam satu hari, net foreign sell saham ini mencapai 2,1 triliun rupiah. Namun, para analis menilai kondisi internal BBCA sebenarnya masih sehat. Penurunan ini disebut murni faktor eksternal dan kondisi makro ekonomi yang lagi tidak menentu. Analis Trimegah Sekuritas, Jonathan Gunawan, menilai tekanan itu tidak hanya terjadi pada BBCA, melainkan merata di seluruh bank besar. Misalnya, Bank Mandiri BMRI melemah 2,81% ke level 4500 dengan jual bersih investor asing mencapai 655 miliar. BRI juga turun 2,85% menjadi 3 ribu 70 dengan NFS 447,3 miliar rupiah. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *