Ditengah tantangan kelangkaan pasokan cip dan prosesor global, bisnis Metrodata Electronics MTDL yang memproduksi smartphone Infinix masih mampu berdering. Produk ponselnya masih mencatat kenaikan penjualan dobel digit. Kenaikan penjualan diklaim lantaran kepiawaian perusahaan menangkap peluang dari pergeseran preferensi konsumen akibat ketidakpastian harga prosesor serta volatilitas pada rantai pasok. Konsumen kini selektif mencari ponsel dengan harga yang terjangkau, namun punya fitur kompetitif. Dalam konteks ini, Infinix menjadi salah satu pilihan, sehingga mampu mendorong kinerja penjualan di segmen ini. Dalam laporan dan riset Canalys di kuartal tiga 2025, Infinix menempati urutan kelima dalam merek ponsel terlaris di Indonesia dengan pangsa sekitar 12%. Diatas Infinix, adalah Xiaomi, Samsung, Oppo, dan Vivo. ( tbu )



