Biaya perang aliansi Amerika Serikat Israel melawan Iran diproyeksikan mencapai lebih dari 1 triliun dollar Amerika, setara 17 ribu 129 triliun rupiah. Pakar Kebijakan Publik Harvard Kennedy School Linda Bilmes menilai, operasi militer ini memiliki konsekuensi bencana bagi utang nasional Amerika Serikat hingga jauh dimasa depan. Dia memperkirakan biaya awal jangka pendek mencapai sekitar 2 miliar dollar per hari selama 40 hari konflik berlangsung. Jumlah tersebut termasuk harga amunisi, pasukan, dan kerusakan aset militer seperti penembakan jatuh tiga jet tempur F-15. Bilmes meyakini biaya jangka pendek lebih tinggi daripada yang terlihat di atas kertas. Pasalnya Pentagon melaporkan angka-angka berdasarkan nilai historis inventaris, bukan harga sebenarnya untuk mengganti aset-aset tersebut saat ini yang biasanya jauh lebih tinggi. ( tbu )



