Sejumlah menteri ekonomi kompak menyampaikan optimisme terhadap kondisi ekonomi nasional, meski disaat yang sama mengakui adanya tekanan global yang mulai menahan laju investasi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, serta Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menilai fundamental ekonomi Indonesia masih solid, namun dinamika geopolitik membuat dunia usaha lebih berhati-hati. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, indikator utama ekonomi Indonesia masih berada dalam batas aman, mulai dari rasio utang hingga defisit anggaran. Ia bahkan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal satu 2026 dapat mencapai 5,5 hingga 6%. ( tbu)



