Pengusaha menyarankan ke pemerintah agar BUMN tekstil, yang saat ini masih dalam tahap pembicaraan, difokuskan pada sektor hulu. Pada lini tersebut sejumlah masalah industri belum terselesaikan. Direktur Eksekutif API Danang Girindrawardana berharap, pembentukan BUMN tekstil tidak diarahkan pada sektor hilir seperti garmen. Langkah itu dinilai berpotensi menciptakan persaingan tidak sehat dengan industri swasta yang telah eksis. Sebaliknya, API mendorong agar BUMN tekstil difokuskan pada sektor hulu, khususnya penyediaan bahan baku. Menurutnya, persoalan utama industri tekstil nasional saat ini terletak pada ketergantungan tinggi terhadap impor bahan baku. Saat ini lebih dari 60% kebutuhan bahan baku tekstil nasional masih dipenuhi dari impor, meskipun sebagian jenis sudah dapat diproduksi di dalam negeri. ( tbu )



