Harga berjangka minyak Brent anjlok dibawah 100 dolar amerika per barel setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat menghentikan kampanye militer Amerika-Israel sebagai imbalan atas pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Teheran. Harga berjangka Brent turun hingga 16% menjadi 91,7 dolar amerika per barel pada pembukaan hari ini Rabu 8 april 2026. Namun di pasar fisik, harga acuan terpenting dunia untuk barel minyak mentah di dunia nyata itu melonjak ke rekor tertinggi, menandakan bukti terbaru dari pasar minyak mentah global yang makin memperhitungkan pasokan yang makin langka setelah perang Iran. Dated Brent, yang membantu menentukan nilai sebagian besar transaksi minyak dunia, mencapai 144,42 dolar amerika per barel pada Selasa kemarin. ( tbu )



