Wijaya Karya mencatatkan rapor merah yang kontras sepanjang tahun 2025. WIKA mencatatkan rugi bersih yang melonjak tajam hingga lebih dari 300% menjadi 9,7 triliun rupiah pada 2025 dibanding periode sama tahun lalu. Sejatinya, emiten konstruksi pelat merah ini mengantongi kontrak baru 17,46 triliun, yang mendongkrak total kontrak berjalan hingga menyentuh angka 50,52 triliun. ( tbu )



