Maskapai berbiaya rendah AirAsia X berkomitmen membuka hub baru di Bahrain pada Juni mendatang, meski ketidakpastian masih membayangi akibat konflik di Timur Tengah. AirAsia X sebelumnya, pada Februari, mengumumkan rencana untuk melanjutkan penerbangan dari Kuala Lumpur ke London melalui hub Bahrain yang akan menjadi basis pertama maskapai di luar Asia dengan layanan dijadwalkan mulai 26 Juni. Co-founder AirAsia X sekaligus CEO Capital A Tony Fernandes menyebut, perusahaan kemungkinan harus menaikkan tarif dan mengurangi kapasitas penerbangan di rute tertentu untuk menutup biaya operasional akibat tingginya harga bahan bakar menyusul perang di timur tengah. Harga bahan bakar jet bahkan dilaporkan mencapai hingga 300 dolar america serikat per barel di beberapa pasar.( MIS )



