Perusahaan semikonduktor terbesar Tiongkok, Semiconductor Manufacturing International Corp atau SMIC dilaporkan telah memasok peralatan pembuatan chip kepada militer Iran. Hal ini diungkap oleh dua pejabat senior pemerintahan Presiden Donald Trump, sehingga memunculkan pertanyaan terkait posisi Beijing dalam konflik yang tengah berlangsung di Timur Tengah. SMIC yang selama ini telah dikenai berbagai sanksi oleh pemerintah Amerika karena dugaan keterkaitannya dengan militer Tiongkok diklaim mulai mengirimkan peralatan itu ke Iran sejak sekitar setahun lalu. Kerja sama itu disebut kemungkinan besar juga mencakup pelatihan teknis terkait teknologi semikonduktor milik SMIC. Namun, belum dapat dipastikan apakah peralatan yang dikirimkan itu berasal dari teknologi Amerika Serikat, yang jika benar dapat melanggar sanksi yang berlaku terhadap Iran. ( tbu )




