Kawasan Asia diproyeksikan tetap menjadi motor pertumbuhan konsumsi global dalam satu dekade ke depan, meskipun perilaku konsumen semakin selektif dalam berbelanja. Studi terbaru menunjukkan konsumsi privat di Asia berpotensi tumbuh hampir 40% atau sekitar 7 triliun dolar amerika dalam 10 tahun mendatang. Namun, pertumbuhan ini dipengaruhi pergeseran perilaku konsumen yang kini lebih fokus pada kebutuhan dasar dibandingkan belanja diskresioner. Dalam beberapa tahun terakhir, konsumen di Asia menunjukkan kecenderungan menahan belanja di berbagai kategori. Bahkan di sejumlah negara, termasuk Indonesia dan Thailand, terdapat niat untuk mengurangi pengeluaran di sebagian besar kategori. Namun, kebutuhan pokok seperti makanan, kebutuhan rumah tangga, dan layanan dasar tetap menjadi tulang punggung konsumsi. ( tbu )



