Malaysia selidiki dugaan korupsi dan penipuan 1,1 miliar ringgit atau 4,7 triliun rupiah

Lembaga antikorupsi Malaysia menyelidiki dugaan korupsi dan penipuan dalam kesepakatan teknologi bernilai 1,1 miliar ringgit atau sekitar 4,7 triliun rupiah antara pemerintah Malaysia dan perusahaan desain chip Inggris, Arm Holdings. Malaysian Anti-Corruption Commission menelusuri kemungkinan penyalahgunaan kekuasaan, penipuan, serta persoalan tata kelola dalam kesepakatan itu. Sejauh ini 12 orang telah dipanggil untuk dimintai keterangan, termasuk seorang mantan menteri serta sejumlah pejabat dari kementerian ekonomi dan lembaga investasi pemerintah Malaysia. Selain kesepakatan dengan Arm, lembaga antikorupsi juga sedang meneliti rencana akuisisi perusahaan konstruksi IJM Corporation Berhad oleh konglomerat lokal Sunway Group. Pemerintah Malaysia sebelumnya mengumumkan kesepakatan dengan Arm pada Maret 2025. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *