Bank CIMB Niaga berencana melakukan buyback saham dengan nilai maksimal 480 juta rupiah. Aksi korporasi itu akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 17 April 2026. Dana yang disiapkan untuk buyback mencapai paling banyak 480 juta ruiah, termasuk komisi perantara pedagang efek dan biaya lainnya. Adapun jumlah saham yang akan dibeli kembali maksimal 220 ribu saham yang telah dikeluarkan dan disetor penuh. Manajemen menjelaskan pembelian kembali saham akan dilakukan dalam jangka waktu paling lama 12 bulan sejak memperoleh persetujuan RUPST. RUPS CIMB Niaga akan digelar 17 April 2026. RUPST CIMB Niaga akan menyampaikan rencana pembelian kembali saham termasuk rencana pengalihan saham hasil buyback tersebut. Buyback ini dilakukan sejalan rencana pemberian remunerasi variabel dalam bentuk saham kepada manajemen yang tergolong Material Risk Taker. ( tbu )



