UOB melaporkan laba kuartal keempat yang sedikit dibawah perkiraan analis 1,45 miliar dolar singapura seperti disurvei Bloomberg, lantaran pendapatan dari bisnis pinjaman, perdagangan, dan investasi mengalami penurunan. Laba bersih turun 7,4% jadi 1,41 miliar dolar singapura atau 1,11 miliar dolar amerika setara 18,65 triliun rupiah pada tiga bulan yang berakhir 31 Desember. Menurut CEO UOB, pertumbuhan bisnis bank akan berada di kisaran satu digit besar untuk tahun ini. Bank-bank Singapura menghadapi penurunan pendapatan pinjaman akibat penurunan suku bunga acuan yang menekan margin. Namun, lembaga keuangan tersebut menikmati lonjakan pendapatan dari unit wealth. DBS Group Holdings, bank terbesar di Singapura melaporkan penurunan laba kuartalan 10% pada awal bulan ini. OCBC akan mengumumkan hasil keuangannya 25 Februari. ( tbu )




