Oracle berencana membuka penggalangan dana sebesar 45 miliar hingga 50 miliar dolar amerika, tahun ini melalui penerbitan utang dan ekuitas guna membangun kapasitas infrastruktur cloud tambahan. Aksi terbaru raksasa teknologi Amerika Serikat ini mencerminkan skala pembiayaan yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan teknologi AI. Oracle mengumpulkan dana untuk membangun kapasitas tambahan demi memenuhi permintaan yang telah diikat kontrak dari pelanggan cloud terbesar perusahaan, termasuk AMD, Meta Platforms, Nvidia, OpenAI, TikTok, dan xAI. Pengumuman Oracle bertepatan dengan kekhawatiran yang terus berlanjut soal apakah investasi besar-besaran yang terkait dengan AI oleh perusahaan teknologi seperti Oracle akan membuahkan hasil. ( tbu )




