Keputusan Presiden Amerika Donald Trump untuk membuka akses chip canggih H200 buatan Nvidia untuk dibeli Tiongkok mendapat sambutan tinggi dari raksasa teknologi di negara kekuasaan Xi Jinping. Hingga kini, Xi Jinping belum secara formal mengizinkan aliran chip canggih Amerika itu untuk beredar di Tiongkok. Namun, CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan permintaan chip dari klien di Tiongkok sudah banyak.Bahkan, permintaan chip dari China membuat Nvidia kewalahan. Raksasa teknologi tersebut sampai meminta bantuan ke produsen chip asal Taiwan, TSMC untuk menggenjot produksi. ( tbu )




