Warga Myanmar memberikan suara pada tahap kedua pemilihan umum Minggu 11 Januari 2026. Sejauh ini, pemilu didominasi partai yang didukung militer. Pengamat menilai, pemilu putaran kedua digelar sebagai upaya junta menutupi rendahnya partisipasi pemilih pada putaran pertama lalu. Pemilu putaran pertama tersebut dicemooh sebagai tipuan. ( tbu )




