Penjualan bisnis teh bermerek Sariwangi oleh Unilever Indonesia menambah daftar divestasi yang dilakukan emiten barang konsumsi tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Sebelum melepas Sariwangi, Unilever Indonesia setidaknya telah menjual dua lini usaha besar lainnya, yakni bisnis margarin dan bisnis es krim. Pada 2018, Unilever Indonesia melepas bisnis margarin dan spreads, termasuk merek Blue Band, ke perusahaan afiliasi global Unilever. Nilai transaksi saat itu mencapai sekitar 2,8 triliun rupiah. Divestasi ini menjadi salah satu langkah awal penyederhanaan portofolio UNVR, sejalan strategi global Unilever untuk memisahkan bisnis spreads dari lini produk lainnya. UNVR juga memutuskan memisahkan bisnis es krim dengan nilai transaksi sekitar 7 triliun rupiah. Unit usaha ini mencakup merek-merek seperti Wall’s, Magnum, Cornetto, dan Paddle Pop. ( tbu )




