Sejumlah kecil kapal yang dipesan oleh Chevron tengah berlayar menuju Venezuela seiring perusahaan itu muncul sebagai satu-satunya pengekspor minyak negara itu setelah Presiden Nicolás Maduro digulingkan oleh pasukan Amerika. Chevron bersiap mengekspor lebih banyak minyak Venezuela bulan ini dibandingkan bulan lalu, dengan setidaknya 11 kapal dijadwalkan tiba di pelabuhan Jose dan Bajo Grande yang dikuasai pemerintah Venezuela. Chevron merupakan satu-satunya perusahaan Barat yang diizinkan memproduksi dan mengekspor minyak mentah di Venezuela ditengah sanksi Amerika dan beroperasi berdasarkan lisensi yang diberikan Departemen Keuangan. Perusahaan ini bertanggung jawab atas hampir 25% produksi nasional dan mengawasi penyaluran minyak mentah hingga pengiriman ke para produsen bahan bakar di pasar Teluk Amerika dan Pantai Timur. ( tbu )




