Iran hampir lumpuh karena bisnis, universitas, dan kantor pemerintah ditutup atas perintah yang dikeluarkan pemerintah ditengah protes akibat krisis politik dan ekonomi yang semakin meningkat. Penutupan sehari itu berdampak pada 21 dari 31 provinsi Iran, termasuk Teheran, saat Presiden Masoud Pezeshkian berupaya meredam meningkatnya amarah publik yang dipicu oleh inflasi, ketidakstabilan mata uang rial, dan penurunan standar hidup. Rekaman video yang beredar di internet menunjukkan bentrokan hebat antara demonstran dan pasukan keamanan di berbagai kota, termasuk Shiraz, Isfahan, Kermanshah, dan Teheran. Para demonstran meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah dan berhadapan dengan pasukan keamanan di jalan-jalan yang ramai. Rekaman itu menunjukkan kerumunan orang berteriak, “Mati Khamenei!” saat kemarahan tampak menyebar di seluruh negeri. ( tbu )




