Menjelang pergantian tahun 2025/2026, lapak-lapak penjual trompet dan kembang api kembali menghiasi sudut-sudut Pasar Asemka Jakarta Barat. Namun, geliat perdagangan musiman ini tak seramai tahun-tahun sebelumnya. Kondisi sepinya pelanggan ini seperti yang dirasakan seorang pedagang kembang api dan trompet musiman. Omzet kembang api turun kisaran 35%. Sementara trompet turun 50% dari tahun lalu. Padahal menurutnya pedaganganya juga lebih sedikit dibanding tahun lalu. Kondisi ini dinilainya tak lepas dari kebijakan pemerintah yang melarang pesta kembang api di pergantian tahun ini. Meski begitu, para pedagang masih menyimpan harapan penjualan trompet dan kembang api di lapaknya dapat membaik mendekati pergantian tahun. ( tbu )




