Korea Selatan mengerahkan pesawat militer setelah tujuh pesawat tempur Rusia dan dua pesawat Tiongkok memasuki zona identifikasi udara yang dikelola Seoul. Aksi ini meningkatkan ketegangan di kawasan yang sudah tegang akibat perselisihan diplomatik yang sedang berlangsung antara Beijing dan Tokyo. Kepala Staf Gabungan JCS Korsel menjelaskan pesawat-pesawat itu memasuki dan keluar dari zona udara yang dikenal sebagai KADIZ, diatas perairan lepas pantai timur dan selatan Semenanjung Korea pada Selasa 9 Desember 2025 dan tidak melanggar wilayah udara teritorial Korsel. Zona udara tersebut merupakan area dimana pesawat diharuskan mengidentifikasi diri saat mereka mendekat. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa patroli gabungan oleh pesawat pengebom strategis dan jet tempur pengawal diatas Laut Jepang, Laut China Timur, dan Samudra Pasifik bagian Barat berlangsung sekitar delapan jam. ( tbu )




