Jumlah korban tewas yang terkonfirmasi akibat kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Hongkong, bertambah menjadi 128 orang sampai dengan Jumat 28November siang. Sementara sekitar 200 lainnya masih hilang, sehingga menjadi musibah kebakaran paling mematikan dalam sejarah Hongkong. Petugas pemadam kebakaran terus menyusuri unit-unit di tujuh dari delapan menara yang terdampak, guna menemukan korban selamat di antara bangunan yang hangus. Sejak pagi, warga berdatangan ke pusat komunitas Kwong Fuk Estate yang bersebelahan dengan kompleks itu untuk mengidentifikasi jenazah yang berhasil dievakuasi. Kebakaran berawal pada Rabu siang dan dengan cepat menjalar ke kompleks Wang Fuk Court di distrik Tai Po, wilayah utara HongKong. ( ben )




