Alphabet menjual obligasi bernilai jumbo di dua pasar terbesar, Amerika Serikat dan Eropa masing-masing 17,5 miliar dolar amerika atau 292,7 triliun rupiah dan 6,5 miliar euro atau 125 triliun rupiah. Kabar terbaru ini menambah tren aksi penerbitan surat utang dari perusahaan teknologi yang secara agresif berinvestasi dalam kecerdasan buatan. Laporan keuangan terbaru Alphabet Google menunjukkan lompatan permintaan untuk layanan cloud dan AI. Perusahaan teknologi bertaruh pada masa depan yang didorong oleh pusat data raksasa yang dipenuhi server yang beroperasi, yang telah mempercepat pengeluaran untuk AI. Morgan Stanley memperkirakan perusahaan besar yang dikenal sebagai hyperscalers akan menghabiskan sekitar 3 triliun dolar amerika untuk infrastruktur seperti pusat data antara sekarang dan 2028. ( tbu )




